Perbandingan Web Server Apache dan Nginx

web server compare


Web server memungkinkan user berinteraksi dengan server. Web server merespon browser ketika melakukan permintaan tampilan atau apapun yang berhubungan dengan data. Analoginya seperti ini, komputer client memiliki browser, misal google chrome, mozilla firefox dan seterusnya. Sedangkan komputer server memiliki web server. Client dan server berkomunikasi melalui perantara browser dan web server.

Ada banyak web server yang digunakan, diantaranya : Apache, Nginx, Lighttpd, Tomcat, Caddy, OpenLiteSpeed, Hiawatha, NodeJS, daftar web server tersebut adalah open source. Ada juga yang tidak open source yaitu IIS buatan Microsoft. 

Perbandingan Apache dan Nginx

Dari sekian banyak web server, yang populer di gunakan adalah Apache dan Nginx. Web server memiliki keunggulannya masing-masing. Rekomendasi web server apa yang digunakan, tergantung pada kebutuhan dan infrastruktur yang tersedia. Berikut perbandingan antara web server apache dan nginx.


HTML Table Generator
No            Apache                           Nginx
 1 Apache merupakan web server open source  Nginx merupakan web server yang bisa juga digunakan sebagai reverse proxy server.
 2 Digunakan untuk platform Unix, Linux, Windows, dan Solaris Biasanya digunakan untuk sistem yang mirip dengan Unix, dan tidak sepenuhnya mendukung Windows
 3 Dikembangkan oleh Apache group dan dirilis pada tanggal 25 Maret 1999 Dikembangkan oleh nginx.inc dan dirilis pada tanggal 4 Oktober 2004
 4 Ditulis dengan bahasa C dan XML Ditulis dengan bahasa C
 5 Didesain untuk web server Didesain untuk proxy server serta web server
 6 Pada saat traffic padat, tidak support dengan banyak request Mendukung banyak request dengan hardware yang terbatas
 7 Di Apache, modul-modul secara dinamis terpasang yang membuatnya lebih kompleks Di Nginx, modul tidak dapat dimuat secara dinamis karena ada perangkat lunak inti di mana modul-modul tersebut dikompilasi
 8 Apache mengikuti pendekatan Multi-Threaded untuk memproses permintaan klien Mengikuti pendekatan Berbasis Kejadian (Event-Driven) untuk memproses permintaan klien
 9 Di Apache, ada konten dinamis dalam server web itu sendiri Tidak mendukung atau menyediakan konten dinamis
 10 Kinerja Apache untuk konten statis lebih rendah dibandingkan dengan Nginx Kinerja Nginx untuk konten statis dua kali lebih cepat daripada Apache karena dapat menjalankan ribuan koneksi secara simultan dan menggunakan memori yang lebih sedikit dibandingkan Apache
 11 Keamanan yang disediakan lebih sedikit dibandingkan dengan Nginx dan juga basis kode yang sangat besar Menyediakan keamanan yang lebih baik dengan basis kode yang lebih kecil
12  Lokasi sistem file diteruskan untuk menginterpretasikan permintaan klien Meneruskan Uniform Resource Identifier (URI) untuk menginterpretasikan permintaan klien
 13 Sistem konfigurasi yang kompleks dibandingkan dengan Nginx Sistem konfigurasi yang relatif lebih sederhana


Beberapa website cocok menggunakan Apache tapi belum tentu akan maksimal ketika web server di ganti dengan nginx. Begitupun sebaliknya. Jadi kebutuhan penggunaan web server yang pas, ditentukan dengan tujuan web dan infrastruktur yang tersedia. Semoga bermanfaat. 


Posting Komentar untuk "Perbandingan Web Server Apache dan Nginx"