Konfigurasi Buzzer di Mikrotik Untuk Monitoring

buzzer sound


Fitur buzzer pada mikrotik telah dijelaskan di artikel Kode Beep di MikroTik. Bagaimana cara mengunakan fitur tersebut ? Secara default bunyi beep terdengar saat router selesai booting dengan sukses. Kapan kita bisa mendengar bunyi beep lagi? Ini yang akan kita lakukan, konfigurasi buzzer agar memberikan tanda audio (suara tit/beep) bila terjadi sesuatu pada router.

Monitoring Router

Selain notifikasi startup, buzzer bisa digunakan untuk monitoring keadaan router. Misal jaringan sedang drop atau batas maksimal penggunaan CPU tercapai. Monitoring ini berguna bagi admin jaringan atau orang yang bertanggung jawab dengan router tersebut. Dengan adanya tanda-tanda audio, memudahkan admin untuk mengidentifikasi apa yang terjadi pada router dan langkah penanggulangan yang harus di lakukan.

Skenario yang akan di terapkan pada tutorial ini adalah terjadi drop koneksi pada salah satu interface. Router masih menggunakan tipe RB951Ui-2HnD, router ini support dengan kode beep  (dijelaskan pada artikel sebelumnya).

Konfigurasi

Pastikan router terhubung ke internet. Pada tutorial ini sumber internet dari hostpot handphone.


ping ditempel.com


Tampilan pada IP address list seperti berikut,


ip


Alamat IP = 192.168.43.131 kita jadikan alamat host. Kemudian ke menu Tools > Netwatch, tambahkan rule berikut, pada tab Host


netwatch host

Status dalam kondisi up, kemudian ke tab Up. Pada On Up: kita isikan script untuk membunyikan buzzer. Ketika kondisi jaringan sedang up atau tersambung dengan internet, akan membunyikan alarm dengan nada yang telah di isikan pada On Up: Script nya sebagai berikut

:beep frequency=4000 length=100ms; :delay delay-time=200ms; :beep frequency=4000 length=200ms; :delay delay-time=400ms;

Bisa langsung di copy paste.


netwatch up


Beralih ke tab Down, kita isikan script pada On Down: yang akan membunyikan alarm saat jaringan down.

:beep frequency=2000 length=500ms; :delay delay-time=1000ms; :beep frequency=4000 length=500ms; :delay delay-time=1000ms; :beep frequency=2000 length=500ms; :delay delay-time=1000ms; :beep frequency=4000 length=500ms; :delay delay-time=1000ms; :beep frequency=2000 length=500ms; :delay delay-time=1000ms; :beep frequency=4000 length=500ms; :delay delay-time=1000ms; :beep frequency=2000 length=500ms; :delay delay-time=1000ms; :beep frequency=4000 length=500ms; :delay delay-time=1000ms;

Terlihat script lebih banyak dari up. Hal ini untuk membedakan nada yang keluar saat up atau down.


netwatch down

Untuk pengetesan, lakukan disable dan enable pada interface wlan.


disable wireless


down


Terdengar bunyi buzzer dengan nada yang berbeda, kapan saat Up dan kapan saat Down

Selamat Mencoba

 


Posting Komentar untuk "Konfigurasi Buzzer di Mikrotik Untuk Monitoring"