Membuat Fungsi Timer Pada Diagram Ladder Menggunakan CX-Programmer

cover timer ladder


Pembuatan diagram ladder untuk beberapa merk PLC akan berbeda simbol dan bagannya, tapi semuanya mempunyai prinsip yang sama, karena semua merk PLC menggunakan logika yang sama. Ada beberapa fungsi dasar yang wajib diketahui untuk bisa memprogram PLC. Fungsi dasar tersebut diantaranya SET RESET, KEEP, TIMER, dan COUNTER. Fungsi lainnya, untuk tingkatan advanced, yang berminat menguasai pemrograman PLC ke tingkat mahir.

Timer

Timer pada PLC bisa disamakan dengan fungsi delay pada arduino. Komponen akan aktif setelah hitung mundur timer mencapai waktu 0 detik. Timer menunda arus listrik yang mengalir ke komponen, artinya komponen bekerja setelah waktu yang ditetapkan pada timer.

Pada PLC merk Omron mempunyai 2 tipe fungsi timer
  1. TIM, faktor pengali 100 ms (mili second) / 0,1 s
  2. TIMH, faktor pengali 10 ms / 0,01 s
TIMH di gunakan untuk high speed timer, aplikasinya pada peralatan dengan time response yang cepat misal motor dan lampu. TIM digunakan untuk peralatan dengan time response tidak terlalu cepat, misal pneumatik. Tapi pada akhirnya akan disesuaikan dengan kebutuhan, menggunakan TIM atau TIMH

Timer pada PLC di panggil dengan diagram New PLC Instruction, kemudian ketik TIM 001 #50, lengkapi dengan comment atau label.


timer


TIM 001 adalah nama timer yang kita buat dengan faktor pengali 0,1. Angka disamping tanda pagar adalah nilai timer nya. Waktu tunda menjadi 50 x 0,1 = 5 detik.

Penerapan Timer

Timer yang dibuat sudah berjalan, bila kita simulasi kan. Tapi belum ada komponen yang dikendalikan oleh timer tersebut. Kali ini kita buat timer untuk mengendalikan atau memicu lampu untuk menyala. 
  • Buat diagram ladder baru, dengan device type = CP1E
  • Tempatkan kontak NO port 0.00, beri label
  • Tempatkan New PLC Instruction, buat timer TIM 001 #50, beri label
  • Tempatkan kontak NO di rung 2 (dibawah rung sebelumnya), dengan port T001 (memanggil nama timer yaitu TIM 001, di tulis T001)
  • Tempatkan koil dengan port 100.00, beri label
example timer


Simulasikan dengan menekan/melepas tombol NO (cara simulasi, bisa lihat di sini). Lampu akan menyala setelah timer selesai menghitung mundur selama 5 detik. Dan akan terus menyala selama tombol start pada posisi close. Pada saat posisi open, timer akan off lampu padam.

Penerapan fungsi timer bisa dikombinasikan dengan membuat 2 timer, timer pertama diaktifkan dengan button, kemudian di non aktifkan dengan menggunakan timer kedua. Akan menghasilkan diagram ladder untuk fungsi flashing. Selamat mencoba.


Link pembelian barang

  • PLC Omron Tipe CP1E-N20DR-A
  • Posting Komentar untuk "Membuat Fungsi Timer Pada Diagram Ladder Menggunakan CX-Programmer"